Pikirkan Lagi
Selayaknya manusia yang masih bernyawa dan berakal sehat, tentu sangat erat kesehariannya dengan masalah. Masalah yang lalu, masalah saat ini, dan masalah yang akan datang selalu ada tanpa absen satu kalipun.Mengulur waktu, melupakan, atau mencoba menghindar, selama ini telah menjadi percobaan yang sering dilakukan. Namun, pada akhirnya kita tetaplah harus menghadapinya dan menyelesaikannya. Masalah seolah sudah menjadi teman baik.
Aku teringat dengan kalimat “Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hamba-Nya.” Namun, kalimat ini membuatku berpikir kembali atas apa yang terjadi selama ini.
Selama ini, ketika aku mendapat masalah yang cukup sulit. Terkadang bahkan hingga menyita waktuku karena terus menerus memikirkannya. Masalah tersebut justru sering kali selesai tanpa aku harus berbuat banyak untuk menyelesaikannya. Ataupun terkadang menunggu masalah tersebut selesai dengan sendirinya.
Aku bersyukur untuk itu karena aku benar-benar tertolong. Namun, setelah aku mengakumulasi semua peristiwa itu. Aku sampai pada suatu kesimpulan. Mungkinkah aku begitu tidak berdaya hingga Allah terus-menerus menolongku atau begitu besar kasih sayang-Nya padaku hingga Dia selalu menolongku.
Jika begitu besar kasih sayang Allah kepadaku. Sungguhlah aku malu karena selama ini aku masih juga lalai. Sungguh malu karena aku masih juga berbuat dosa, melakukan hal-hal yang Dia benci. Padahal aku tahu, Dia selalu memperhatikan aku.
Namun, mungkin akulah yang memang begitu lemah dan tak berdaya. Apalah jadinya aku saat ini jika tanpa pertolongan-Nya selama ini. Sungguh, tidak satupun pertolongan-Nya yang bisa aku sangkali lagi. Pertolongan-Nya sunggulah nyata.
Aku harus berusaha lebih keras lagi, aku harus menjadi lebih tangguh. Bagaimana aku bisa berguna untuk sesama jika aku sendiri tidak bisa menyelesaikan urusanku.









0 komentar: